Pelatihan Penulisan PKM 2025: Siapkan UNIB Menjadi Lebih Kompetitif

pel pkm 2025 01 min

Universitas Bengkulu kembali menggelar Pelatihan Penulisan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2025 pada 11 November 2025 di Auditorium Universitas Bengkulu. Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional, Dr. Lina Miftahul Jannah, S.Sos., M.Si., reviewer senior PKM dan juri Pimnas sejak 2013. Pelatihan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Agustin Zarkani, setelah laporan dari Kepala UPA Pengembangan Karier dan Kewirausahaan (UPA PKK), M. Khairul Amri Rosa, ST., MT., sebagai penyelenggara, dan dipandu oleh Muhammad Arfan, ST., MT., Dosen Prodi Teknik Elektro, sebagai moderator. Kegiatan pelatihan ini dihadiri tidak kurang dari 350 mahasiswa dan 90 orang dosen.

Dalam laporan pembukaan, Kepala UPA PKK menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan daya saing proposal PKM mahasiswa UNIB. Pada tahun sebelumnya, terdapat lebih dari 900 proposal yang masuk tingkat internal, namun perubahan kebijakan nasional membuat hanya sebagian kecil yang dapat diteruskan. Meski demikian, dua proposal berhasil lolos hingga Pimnas ke-38 di Universitas Hasanuddin, Makassar. Hal ini menjadi motivasi bagi mahasiswa dan dosen pembimbing untuk semakin memperkuat kualitas karya di tahun berikutnya.

pel pkm 2025 03

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dalam sambutannya menegaskan bahwa PKM bukan sekadar kompetisi, tetapi sarana pembelajaran yang menumbuhkan karakter, budaya ilmiah, budaya mutu, dan etos prestasi mahasiswa. PKM juga dipandang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan nasional. Karena itu, perguruan tinggi, termasuk UNIB, didorong untuk terus meningkatkan kualitas dan jumlah proposal sehingga mampu bersaing di tingkat nasional. Prof. Agustin Zarkani juga menekankan bahwa dalam PKM, kualitas lebih diutamakan daripada kuantitas, serta mengapresiasi kehadiran narasumber sebagai mitra strategis dalam penguatan kompetensi mahasiswa UNIB.

pel pkm 2025 05

Dalam penyampaian materi, Dr. Lina menegaskan bahwa PKM merupakan kompetisi dengan tingkat persaingan yang sangat ketat. Dari puluhan ribu proposal nasional, hanya sekitar 400 yang dapat lolos menuju Pimnas. Karena itu, proposal harus disusun dengan serius, kreatif, dan orisinal serta sepenuhnya mengikuti pedoman. Kesalahan teknis sekecil apa pun—margin, format, tanda tangan, atau struktur tulisan—dapat menjadi alasan proposal gugur sebelum dinilai lebih jauh. Beliau juga menyampaikan beberapa pembaruan aturan, antara lain pembatasan lokasi pengabdian, ketentuan unggahan media sosial, serta batasan satu judul untuk setiap mahasiswa.

pel pkm 2025 04

Selain aspek teknis, Dr. Lina berbagi pengalaman dalam membimbing mahasiswa sejak 2005. Menurutnya, keberhasilan PKM adalah perpaduan antara komitmen mahasiswa dan pendampingan aktif dosen pembimbing. Proses pembinaan meliputi pemilihan anggota tim yang serius, bimbingan rutin, brainstorming ide, riset literatur terbaru, hingga latihan presentasi berulang agar mahasiswa siap menghadapi kompetisi. Dosen tidak hanya menandatangani proposal, tetapi turut memfasilitasi dan memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman kompetisi terbaik.

Pelatihan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang menunjukkan antusiasme tinggi peserta. Melalui kegiatan ini, Universitas Bengkulu berharap semakin banyak proposal berkualitas yang dapat menembus pendanaan nasional serta berhasil tampil di ajang Pimnas 2025 dan tahun-tahun berikutnya.

pel pkm 2025 02

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top